Kamis, 27 Agustus 2015

PROFAUNA Conference & Camp


PROFAUNA CONFERENCE dan PROFAUNA CAMP merupakan agenda dua tahunan yang rutin diadakan PROFAUNA, namun untuk kali ini agak sedikit berbeda. Kegiatan  yang biasanya dilakukan berseling tiap tahun, kali ini dijadikan satu rangkaian acara. Dan yang berbeda lagi, biasanya dikhususkan untuk suporter PROFAUNA, pada kali ini dibuka peserta untuk umum.
Jadi kegiatannya pada tahun 2015 ini berlangsung berurutan dan kebetulan sekali saya belum dapat izin secara tertulis dari tempat saya bekerja, maklumlah termasuk pegawai baru (baru mulai ngantor lagi setelah ditinggal kuliah), juga pesanan untuk dapat hadir dalam upacara bendera 17 Agustus, membuat keraguan mengikuti camp.
Acara conference yang sebelumnya dilakukan selama 3 hari dengan rangkaian sampai malam, kali ini diselenggarakan pada Hari Jumat dan hanya sehari dengan 2 sesi, berakhir sampai sore. Pada sesi pagi sangat menarik, namun saat isitriahat & jumatan, saya harus meninggalkan sesi siang yang pasti lebih menarik, karena tugas pekerjaan... harus kembali ke kantor menghadiri pertemuan.

Sore harinya setelah pulang dari kantor, barulah saya membulatkan tekat untuk datang / ikutan camp. Mulailah saya mengemasi perbekalan untuk berangkat lagi menuju PWEC dengan tas ransel dan tas carier  berisi perlengkapan lapangan pribadi maupun kelompok. Bismillah.... siap camping, bukan tidak mau upacara di kantor, namun ini penting, tidak sekedar seremonial. saya menuangkan bentuk cinta pada Republik Indonesia dengan tindakan nyata, terhadap ibu pertiwi yang memiliki beragam suku, budaya dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kami mewujudkan cinta tanah air Indonesia dengan berjuang membantu upaya pelestarian hutan dan satwa liar.
Sesampainya ditempat udah lewat jam8 jadi belum sempat makan malam, karena capek mondar-mandir paginya, akhirnya langsung tidur pulas di wisma lutung dan terbangun saat menjelang subuh.

Keesokan paginya, Sabtu baru mulai kegiatan camp, dengan pemberian materi diruangan selama pagi sampai siang, setelah makan siang baru kita traking menuju lokasi camp, yang menempuh waktu kurang dari dua jam jalan kali. 
Profauna camp kali ini dibagi menjadi empat kelompok dengan nama tumbuhan, kelompok kami (meranti) memasang tenda di sebelah barat dari tenda panitia, sedangkan ketiga kelompok yang lain (kepuh, kaliandra & beringin) di sebelah selatannya (dalam foto sebelahnya bendera). 

Sesampainya di camp, harus mengambil air yang lumayan jalan ke sumber air, dan ternyata sumber airnya harus bergantian hampir dua jam untuk nunggu isi air sejirigen (10L). Malam hari setelah kami memasak air & makan malam, diisi materi di tempat camp untuk persiapan besok tracking membaca GPS dan memasang camera trap. diskusi sampai larut malam, begitu masih ada yang belum tidur sampai hampir dini hari, memang waktu gak terasa karena banyak hal yang bisa diceritakan dan berbagi aktivitas dilapangan.





Minggu pagi, kami memulai hari dengan sarapan untuk menambah energi beraktivitas seharian dengan kegiatan game, traking membaca dan menuju titik koordinat GPS serta memasang camera trap. Semua acaranya seru habis, sampai naik turun jurang, lewati sungai berbatu yang kering hanya mencari titik lokasi yang dituju... brasak-brasak pokoknya, serasa dikerjain GPS.





Disela-sela aktivitas selama camp, ada waktu istirahat untuk bebas bisa tidur ataupun masak makan siang.
  

Banyak kegiatan game yang butuh kerjasama tim, kekompakan dan kepercayaan dalam tim, seperti game jatuh, game jalan, game hutan bahkan kreasi instalasi... sebenarnya kelompok kami anyak memenangkan game, namun demi kebersamaan bersama, kami serahkan ke tim juri dan beberapa hal tidak benar-benar dihitung point.



Hari terakhir, Senin. saatnya kembali lagi beraktivitas ditempatnya masing-masing, namun yang menjadi paling berkesan adalah upacara bendera memperingati HUT Republik Indonesia yang ke 70 th.






https://www.youtube.com/watch?v=ewMAWPOgfaE&feature=youtu.be







Rabu, 26 Agustus 2015

PROFAUNA Adventure


Biasanya PROFAUNA secara rutin melakukan kegiatan jalan-jalan ke alam seperti WAW (wild animal watching) atau BTN (back to nature), namun kali ini sepertinya memadukan keduanya menjadi wild adventure...
Kegiatan ini dilakukan dihari libur, berangkat jumat sore dari malang, sampai situbondo sudah petang, menjelang pagi, mampir di mas maman (perkebunan kopi) untuk istirahat sejenak kemudian sabtu pagi lanjut ke puncak ijen sampai siang. Sayangnya waktu naik kepuncak hujan dan kabut turun, sehingga pengamatan satwa tidak dapat kami lakukan.
Setelah puas melihat keindahan kawah ijen, kami trus menuju baluran. Masuk kawasan TN waktu sore hari, kami sempat mengamati prilaku satwa (lutung & burung merak). Setelah sampai di camp, kami istirahat & bersih diri (mandi). 
Kegiatan dilanjut pada malam hari mengamati satwa (rusa & kerbau), karena malam kami juga perlu mencatat jumlah populasikumpulan satwanya dari hasil pengamatan, kebetulan saya membawa senter (jadilah tiang penerangan). Setelah larut malam, kami beristirahat di penginapan Bekol.
Keesokan harinya sebelum sarapan pagi, kami mengamati prilaku satwa (macaca). di pantai bama. Setelah sarapan kegiatan mencari jejak satwa dan sedikit game. 
Di TN Baluran kami berkegiatan sampai siang, sebelum meningalkan kawasan  kami sempatkan foto bersama di padang savana (africa van java). kemudian meluncur pulang...


Selasa, 25 Agustus 2015

20th PROFAUNA



Sebagai wujud syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada Suporter Protection of Forest & Fauna (PROFAUNA) yang selalu setia mendukung. PROFAUNA mengundang perwakilan Suporter PROFAUNA dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri untuk hadir dalam acara puncak 20 tahun PROFAUNA yang diadakan pada tanggal 27-28 Desember 2014 di PWEC - Malang, Jawa timur.


Untuk menyambut 20 tahun PROFAUNA membuat kaos istimewa, 
limited edition yang dipersembahan khusus untuk Suporter PROFAUNA yang penuh dedikasi dan loyal. 

Kaos ini hanya dicetak sebanyak 20 buah dan bisa ditebus dengan donasi minimal Rp 200.000 per buah.



pada kesempatan HUT PROFAUNA yang ke 20 ini, saya sebenarnya ingin mengikuti seluruh rangkaian acaranya, beserta keluarga. namun karena ada banyak hal, kami menyempatkan datang, meskipun tidak dapat ikut seluruh rangkaian acara, salah satunya hal yang penting dan mendesak, adalah dikejar dateline mengumpulkan draft final tesis, udah dua tahun gak maju sidang. Sebenarnya rangkaian acaranya sangat meriah, apalagi teman-teman suporter dari Surabaya banyak yang datang, juga unjuk performa dari mereka.
Setidaknya kami dapat bertemu muka, meskipun hanya sebentar, padahal maksud saya ingin ngobrol banyak dengan teman-teman aktivis PROFAUNA dari berbagai daerah. 
Ratusan aktivis Protection of Forest & Fauna (PROFAUNA) menghadiri perayaan 20 tahun PROFAUNA yang hadir di acara yang didukung oleh Petungsewu Adventure itu berasal dari berbagai daerah, antara lain Jakarta, Bandung, Cianjur, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Solo, Medan, Pulau Sembilan, Berau Kaltim, Madura dan Lampung.
Selama dua hari aktivis PROFAUNA yang datang dengan dana swadaya itu mengikuti berbagai acara seperti talk showteam work building, sharing dengan aktivis PROFAUNA yang lain dan juga menikmati aneka hiburan. Acara ini bukan sekedar hura-hura, namun untuk mempererat tali persaudaraan antar aktivis PROFAUNA dan menambah semangat kami untuk berjuang.
Perayaan 20 tahun PROFAUNA itu juga menjadi ajang pertukaran informasi dan pengalaman antara supporter PROFAUNA yang muda dengan senior. Beberapa aktivis PROFAUNA angkatan 1990-an terlihat membaur dengan supporter PROFAUNA yang masih mahasiswa. Dalam acara itu juga ditayangkan perdana film documenter perjalanan PROFAUNA 'FIGHT'. Film berdurasi sekitar 30 menit itu menceritakan tentang kampanye-kampanye heboh PROFAUNA dalam memperjuangkan perlindungan hutan dan satwa liar Indonesia. Film FIGHT itu membuka mata supporter PROFAUNA yang muda tentang berbagai kampanye PROFAUNA yang berani dan unik.



Pengikut