Selasa, 22 April 2014

Bogor - 2011

Salah satu kegiatan yang pasti dikuti adalah seminar karena ini memang ajang untuk deseminasi/mempublikasikan hasil penelitian namun ada kegiatan yang tidak mungkin terlewatkan adalah jalan-jalan (fieldtrip) seperti yang diadakan oleh Biopharmaca Research Center Bogor Agricultural University (IPB) dalam Global Jamu Brand Indonesia pada tanggal 24-29 Mei 2011 di IPB International Convention Center (IICC) Bogor.


Serangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu The 2nd International Symposium on Temulawak, Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia XL, Workshop on Quality Assurance of Herbal Medicine Raw Materials for Jamu & Cosmetic, Temu Bisnis dan Bursa Hasil Penelitian, Festival Jamu dan Lomba Desain Batik bertema Jamu, serta field trip ke Kebun Raya Bogor, Istana Bogor dan tempat rekreasi Katulampa.


Globalization of Djamoe Brand Indonesia yang telah diselenggarakan di IPB (Institut Pertanian Bogor) merupakan langkah konkrit yang diselenggarakan atas kerjasama berbagai pihak untuk memajukan pengobatan tradisional Indonesia khususnya jamu.

Secara keseluruhan rangkaian acara yang diadakan ingin mewujudkan jamu sebagai pengobatan tradisional Indonesia dan temulawak menjadi salah satu ikon tanaman obat asli Indonesia yang diakui secara global di dunia pengobatan internasional. Acara ini diikuti oleh berbagai lembaga di dari lingkup peneliti, produsen obat, swasta dan instansi pemerintah yang terkait.


Dalam diskusi yang telah diselenggarakan dengan berbagai pihak dalam simposium ini, secara artifisial istilah jamu akan berubah menjadi djamoe. Hal ini ditujukan agar memberi kesan bahwa jamu adalah pengobatan tradisional indonesia yang sudah ada sejak jaman nenek moyang bangsa Indonesia. Hasil dari simposium yang diselenggarakan juga diharapkan dapat menjadikan jamu sebagai brand pengobatan tradisional Indonesia yang diakui dunia secara Internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut